Dunia teknologi terus berputar cepat, dan Indonesia tidak tinggal diam. Dengan semangat inovasi yang membara, kolaborasi epik antara raksasa teknologi global Ericsson dan Qualcomm, bersama dengan dukungan penuh dari pemerintah melalui Kemenperin dan Komdigi, telah mencapai puncaknya. Hari ini, kita menyaksikan sejarah baru saat mereka dengan bangga Umumkan Para Pemenang Hackathon 2025, sebuah ajang bergengsi yang telah menyaring talenta-talenta terbaik bangsa. Ini adalah bukti nyata komitmen Indonesia dalam membentuk Future Of Tech, membawa harapan baru untuk kemajuan bangsa melalui solusi-solusi digital yang revolusioner.
Acara puncak dari Hackathon 2025 ini bukan sekadar seremoni penghargaan. Ini adalah perayaan ide-ide cemerlang, kegigihan para inovator muda, dan visi bersama untuk menciptakan ekosistem digital yang kuat. Para peserta telah menghabiskan waktu berbulan-bulan untuk merancang, mengembangkan, dan menyempurnakan prototipe mereka, menghadapi tantangan berat dengan tekad pantang menyerah. Dengan adanya dukungan dari Ericsson, yang dikenal sebagai pemimpin dalam teknologi komunikasi, dan Qualcomm, raksasa di bidang semikonduktor dan telekomunikasi nirkabel, standar inovasi yang diharapkan sangatlah tinggi. Keterlibatan Kemenperin dan Komdigi juga menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam mendukung ekosistem digital nasional, membuka jalan bagi inovasi untuk berkembang pesat. 
Beberapa tim telah berhasil menunjukkan terobosan yang luar biasa, mengubah ide-ide abstrak menjadi solusi konkret yang siap memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Merajut Masa Depan Teknologi Indonesia Melalui Kolaborasi Unggul
Hackathon telah lama diakui sebagai katalisator inovasi yang efektif. Ia menyediakan platform bagi individu dan tim untuk berkolaborasi secara intensif, memecahkan masalah kompleks dalam waktu singkat, dan menghasilkan solusi kreatif. Hackathon 2025 ini, khususnya, memiliki skala dan dampak yang jauh lebih besar berkat sinergi yang luar biasa. Bayangkan, ketika keahlian teknis Ericsson dalam jaringan dan konektivitas bertemu dengan kekuatan inovasi chipset dan kecerdasan buatan dari Qualcomm, didukung oleh regulasi dan fasilitas dari Kemenperin serta visi digitalisasi dari Komdigi, hasilnya adalah ledakan kreativitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kolaborasi semacam ini esensial untuk memajukan industri digital dan mendorong Indonesia menuju garda terdepan Future Of Tech.
Para Pemenang Hackathon 2025 tidak hanya membawa pulang pengakuan; mereka membawa misi untuk mengubah wajah Indonesia. Setiap proyek yang masuk ke babak final telah melalui proses seleksi ketat, memastikan bahwa hanya inovasi terbaik dan paling relevan yang akan diberikan panggung. Kriteria penilaian tidak hanya berfokus pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada potensi dampak sosial, keberlanjutan, dan kemampuan untuk diimplementasikan secara massal. Dengan demikian, kita tidak hanya merayakan penemuan baru, tetapi juga merayakan solusi nyata untuk tantangan yang dihadapi bangsa kita.
Mengapa Hackathon Ini Begitu Penting Bagi Indonesia?
Pentingnya Hackathon 2025 melampaui sekadar kompetisi. Pertama, ia berfungsi sebagai wadah untuk menemukan dan mengasah talenta-talenta digital terbaik Indonesia. Banyak inovator muda memiliki ide-ide brilian namun kekurangan platform atau bimbingan untuk mewujudkannya. Hackathon ini mengisi kekosongan tersebut, memberikan mereka akses ke mentor ahli dari Ericsson dan Qualcomm, serta sumber daya yang diperlukan. Kedua, acara ini secara langsung mendorong penciptaan solusi-solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan lokal. Misalnya, dalam sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga smart city. Solusi-solusi ini diharapkan dapat mengatasi berbagai masalah, mulai dari efisiensi pertanian hingga akses pendidikan yang lebih merata.
Ketiga, Ericsson Hackathon 2025 berkontribusi pada pembangunan ekosistem inovasi yang lebih kuat di Indonesia. Dengan adanya acara berskala besar seperti ini, minat terhadap STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) di kalangan generasi muda akan meningkat. Ini juga membuka peluang kolaborasi antara startup, industri, dan pemerintah. Pada akhirnya, semua ini bermuara pada peningkatan daya saing Indonesia di kancah global. Kita ingin Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen dan inovator. Momen ini adalah langkah besar menuju tercapainya visi Indonesia sebagai negara maju yang berbasis pengetahuan dan inovasi digital.
Peran Krusial Mitra Penyelenggara dalam Ericsson Hackathon 2025
Keberhasilan sebuah acara sebesar Hackathon 2025 tidak lepas dari peran sentral para mitra penyelenggara. Setiap entitas membawa keahlian dan sumber daya unik yang saling melengkapi.
Ericsson: Pelopor Konektivitas dan Inovasi Jaringan
Sebagai salah satu pemimpin dunia dalam teknologi informasi dan komunikasi, Ericsson telah lama menjadi tulang punggung infrastruktur digital di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kontribusi mereka dalam pengembangan dan implementasi teknologi 5G, IoT (Internet of Things), dan solusi jaringan lainnya sangat krusial. Dalam Ericsson Hackathon 2025, Ericsson tidak hanya menyediakan dukungan finansial, tetapi juga keahlian teknis yang mendalam. Mereka menawarkan sesi mentoring, akses ke platform pengembangan, dan wawasan industri yang tak ternilai bagi para peserta. Visi Ericsson adalah menciptakan dunia yang lebih terhubung, dan mendukung inovator lokal adalah bagian integral dari misi tersebut.
Dukungan dari Ericsson memastikan bahwa solusi yang dikembangkan di Hackathon ini memiliki fondasi teknis yang kuat, terutama dalam hal konektivitas dan skalabilitas. Para peserta memiliki kesempatan untuk belajar langsung dari para ahli Ericsson tentang bagaimana membangun aplikasi dan layanan yang memanfaatkan potensi penuh dari jaringan masa depan. Ini adalah kesempatan emas bagi para inovator untuk memahami standar global dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan teknologi yang lebih besar. Ericsson percaya bahwa investasi pada talenta muda adalah investasi terbaik untuk masa depan teknologi.
Qualcomm: Otak di Balik Perangkat Cerdas dan Inovasi LSI Qualcomm
Qualcomm adalah nama besar di balik hampir setiap perangkat seluler cerdas yang kita gunakan. Sebagai inovator terdepan dalam teknologi nirkabel dan chip semikonduktor, Qualcomm membawa keahlian tak tertandingi dalam pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak yang mendukung kecerdasan buatan, komputasi edge, dan konektivitas mobile. Peran LSI Qualcomm (Large Scale Integration) dalam industri semikonduktor menunjukkan komitmen mereka terhadap riset dan pengembangan komponen chip yang canggih.
Dalam konteks Hackathon 2025, Qualcomm tidak hanya menyediakan perangkat pengembangan canggih yang didukung oleh chip Snapdragon mereka, tetapi juga berbagi pengetahuan tentang bagaimana mengoptimalkan performa aplikasi dan perangkat di ekosistem mobile. Mereka membimbing peserta dalam memanfaatkan kemampuan AI on-device, efisiensi energi, dan keamanan siber. Kolaborasi dengan Qualcomm memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak hanya canggih secara perangkat lunak tetapi juga efisien dan kuat secara perangkat keras, siap untuk implementasi di dunia nyata. Ini sangat penting bagi aplikasi yang membutuhkan respons cepat dan daya komputasi tinggi di perangkat.
Kemenperin: Pemerintah Mendukung Industri Kreatif dan Digital
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memainkan peran vital dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif dan digital di Indonesia. Visi Kemenperin adalah menjadikan Indonesia sebagai kekuatan industri 4.0, di mana teknologi digital menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi. Dalam Hackathon 2025, Kemenperin tidak hanya memberikan legitimasi dan dukungan kebijakan, tetapi juga membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi inovasi.
Dukungan dari Kemenperin mencakup penyediaan fasilitas, bimbingan regulasi, dan peluang untuk menghubungkan proyek-proyek inovatif dengan industri yang relevan. Mereka melihat Hackathon sebagai salah satu cara untuk mempercepat transformasi digital di sektor manufaktur dan industri lainnya. Dengan demikian, solusi yang lahir dari Hackathon memiliki potensi lebih besar untuk diadopsi dan diintegrasikan ke dalam ekosistem industri nasional, menciptakan nilai tambah ekonomi yang signifikan. Keterlibatan Kemenperin menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjadikan teknologi sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Komdigi: Menggerakkan Ekosistem Digital Nasional
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi), melalui berbagai inisiatifnya, adalah motor penggerak ekosistem digital nasional. Fokus Komdigi pada transformasi digital, literasi digital, dan pengembangan infrastruktur telekomunikasi sangat sejalan dengan tujuan Hackathon 2025. Peran Komdigi adalah memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan dapat berkembang dalam lingkungan digital yang sehat dan teratur.
Komdigi memberikan dukungan dalam hal publikasi, jejaring, dan potensi program inkubasi bagi para pemenang. Mereka juga berperan dalam menyelaraskan hasil-hasil inovasi dengan agenda nasional untuk ekonomi digital. Dengan bimbingan dari Komdigi, para inovator dapat memahami lebih baik lanskap regulasi dan peluang pasar di sektor digital, memastikan bahwa solusi mereka tidak hanya brilian secara teknis tetapi juga berkelanjutan secara bisnis. Sinergi antara Komdigi dan mitra lainnya sangat penting untuk memastikan dampak jangka panjang dari setiap inovasi.
Sekilas Tentang Hackathon 2025: Tantangan dan Tujuan
Tema utama dari Hackathon 2025 adalah “Inovasi Digital untuk Ketahanan dan Keberlanjutan Bangsa”. Ini mencakup berbagai sub-tema seperti smart agriculture, kesehatan digital, pendidikan interaktif, solusi kota cerdas, dan energi terbarukan. Para peserta diminta untuk mengembangkan prototipe yang tidak hanya memanfaatkan teknologi terbaru seperti AI, IoT, 5G, dan komputasi awan, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata untuk masalah-masalah sosial dan ekonomi di Indonesia.
Tujuan utama dari Ericsson Hackathon 2025 adalah untuk:
- Mendorong terciptanya solusi inovatif yang relevan dengan tantangan nasional.
- Mengembangkan talenta digital Indonesia dan memberikan mereka platform untuk berinovasi.
- Memperkuat kolaborasi antara industri, pemerintah, dan akademisi dalam ekosistem inovasi.
- Meningkatkan kesadaran akan potensi teknologi dalam memajukan bangsa.
- Membentuk generasi penerus yang siap menghadapi era Future Of Tech.
Peserta telah melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi proposal, sesi mentoring intensif, hingga tahap pengembangan prototipe dan presentasi final di hadapan juri ahli dari Ericsson, Qualcomm, Kemenperin, dan Komdigi. Setiap tim didorong untuk berpikir kreatif, kritis, dan berorientasi pada solusi.
Momen yang Dinanti: Pengumuman Para Pemenang Hackathon 2025
Setelah melalui proses penjurian yang sangat ketat dan panjang, akhirnya tiba saat yang paling ditunggu-tunggu: pengumuman Pemenang Hackathon 2025. Dewan juri, yang terdiri dari para pakar industri, akademisi, dan perwakilan pemerintah, telah mengevaluasi setiap proyek berdasarkan inovasi, kelayakan teknis, potensi pasar, dampak sosial, dan kualitas presentasi. Persaingan sangat ketat, menunjukkan betapa kayanya talenta inovasi di Indonesia.
Acara pengumuman dilangsungkan dengan meriah, dihadiri oleh perwakilan dari Ericsson, Qualcomm, Kemenperin, Komdigi, media, serta komunitas startup. Sorak-sorai dan tepuk tangan menggema saat nama-nama pemenang dibacakan. Ini bukan hanya tentang hadiah yang besar, tetapi tentang pengakuan atas kerja keras, kecerdasan, dan dedikasi yang telah dicurahkan oleh setiap tim. Setiap tim yang berhasil mencapai tahap ini patut diapresiasi, karena mereka semua adalah agen perubahan di dunia teknologi.
Mengupas Tuntas Karya Inovatif Pemenang Utama
Berikut adalah dua proyek pemenang utama yang telah mencuri perhatian dewan juri dan menjanjikan dampak revolusioner:
Maikroskop: Revolusi Diagnosa Cepat dan Akurat
Salah satu inovasi paling menonjol yang dinobatkan sebagai Pemenang Hackathon 2025 adalah Maikroskop. Tim di balik Maikroskop berhasil menciptakan sebuah sistem diagnosa medis portabel berbasis kecerdasan buatan yang mampu menganalisis sampel biologis dengan cepat dan akurat. Menggabungkan optik mini canggih dengan algoritma AI yang dilatih pada jutaan data medis, Maikroskop memungkinkan deteksi dini berbagai penyakit infeksi dan kondisi kesehatan kritis, bahkan di daerah terpencil.
Dengan memanfaatkan teknologi LSI Qualcomm untuk pemrosesan data on-device yang efisien dan konektivitas 5G dari Ericsson untuk pengiriman data ke pusat analisis, Maikroskop menjanjikan masa depan di mana akses diagnosa medis yang berkualitas tinggi tidak lagi terbatas pada fasilitas kesehatan besar. Ini adalah terobosan signifikan dalam bidang kesehatan digital, yang dapat mengubah cara kita mendekati pencegahan dan penanganan penyakit, khususnya di Indonesia yang memiliki geografi kepulauan. Potensinya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sangat besar. Bayangkan, seorang petugas kesehatan di desa terpencil bisa melakukan diagnosa awal hanya dengan perangkat genggam.
Tanikan: Solusi Pertanian Cerdas untuk Ketahanan Pangan
Pemenang lainnya yang tak kalah inspiratif adalah Tanikan, sebuah platform pertanian cerdas berbasis IoT dan AI yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan nasional. Tanikan dirancang untuk membantu petani mengelola lahan mereka dengan lebih efisien, mulai dari monitoring kondisi tanah, pola cuaca, hingga kesehatan tanaman, semua melalui aplikasi mobile yang mudah digunakan.
Sistem Tanikan menggunakan sensor-sensor kecil yang terhubung secara nirkabel untuk mengumpulkan data real-time dari lahan pertanian. Data ini kemudian dianalisis oleh algoritma AI untuk memberikan rekomendasi yang presisi mengenai irigasi, pemupukan, dan pencegahan hama. Dengan dukungan konektivitas yang stabil dari Ericsson dan kemampuan komputasi canggih dari chip Qualcomm di perangkat IoT, Tanikan mampu memberikan petani wawasan yang belum pernah ada sebelumnya. 
Ini adalah langkah maju yang besar dalam modernisasi sektor pertanian Indonesia, mendukung visi Kemenperin untuk industri 4.0 dan agenda ketahanan pangan nasional. Tanikan bukan hanya alat, tetapi mitra bagi petani untuk meraih panen yang lebih melimpah dan berkelanjutan. Para petani bisa memantau ladang mereka dari rumah, menghemat waktu dan tenaga, serta mengurangi risiko gagal panen.
Inovasi Lainnya yang Menginspirasi
Selain Maikroskop dan Tanikan, ada pula beberapa proyek lain yang menunjukkan potensi luar biasa. Misalnya, ada tim yang mengembangkan solusi pendidikan interaktif berbasis realitas tertambah (AR) untuk siswa sekolah dasar, membuat pembelajaran lebih menarik dan imersif. Ada juga proyek “Smart Waste Management” yang memanfaatkan sensor IoT untuk mengoptimalkan rute pengumpulan sampah di perkotaan, mengurangi biaya operasional dan dampak lingkungan. Inovasi-inovasi ini, meskipun tidak disebutkan secara spesifik sebagai pemenang utama, tetap menunjukkan semangat Hackathon yang kuat dan komitmen para peserta untuk memecahkan masalah dengan teknologi.
Semua proyek ini adalah bukti nyata bahwa talenta Indonesia mampu menciptakan solusi yang tidak hanya canggih secara teknologi tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat. Mereka mewakili semangat Future Of Tech yang ingin kita bangun bersama.
Dampak Jangka Panjang dari Hackathon Ini
Pengumuman Pemenang Hackathon 2025 hanyalah awal. Dampak jangka panjang dari inisiatif ini jauh lebih luas dan mendalam. Pertama, banyak dari tim pemenang berpotensi untuk mengembangkan proyek mereka menjadi startup yang sukses. Dengan dukungan lanjutan dari Ericsson, Qualcomm, Kemenperin, dan Komdigi dalam bentuk inkubasi, mentoring, dan akses ke investor, startup-startup ini dapat tumbuh dan menciptakan lapangan kerja baru. Ini akan memperkuat ekosistem startup Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kedua, solusi-solusi inovatif seperti Maikroskop dan Tanikan memiliki potensi untuk diadopsi secara luas di seluruh negeri, membawa manfaat langsung bagi jutaan masyarakat. Mereka dapat meningkatkan efisiensi di berbagai sektor, memperbaiki kualitas layanan publik, dan pada akhirnya, meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Ketiga, acara ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya. Melihat teman-teman sebaya mereka berhasil menciptakan inovasi yang berdampak nyata akan memotivasi lebih banyak siswa dan mahasiswa untuk menekuni bidang teknologi dan berkontribusi pada pembangunan bangsa. Ini adalah investasi jangka panjang dalam sumber daya manusia Indonesia.
Kolaborasi Lintas Sektor: Kunci Keberhasilan Masa Depan
Keberhasilan Hackathon 2025 sekali lagi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara perusahaan teknologi swasta (seperti Ericsson dan Qualcomm), lembaga pemerintah (Kemenperin dan Komdigi), dan juga akademisi, adalah fondasi untuk menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan. Masing-masing pihak membawa kekuatan unik yang saling melengkapi.
Ericsson dan Qualcomm, sebagai pemimpin industri, terus berinvestasi di Indonesia tidak hanya melalui bisnis mereka tetapi juga melalui inisiatif pengembangan talenta dan inovasi. Mereka memahami bahwa pertumbuhan ekosistem lokal adalah kunci untuk pertumbuhan global mereka sendiri. Pemerintah, melalui Kemenperin dan Komdigi, berperan sebagai fasilitator dan regulator, menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi dan memastikan bahwa manfaat teknologi dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat. Kolaborasi semacam ini harus terus diperkuat dan diperluas untuk menghadapi tantangan masa depan dan memastikan bahwa Indonesia tetap relevan di panggung teknologi global.
Menuju Indonesia Emas 2045 dengan Inovasi Digital
Visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan Indonesia menjadi salah satu negara maju di dunia, sangat bergantung pada kemampuan kita untuk berinovasi dan memanfaatkan teknologi. Hackathon 2025 adalah salah satu pilar penting dalam perjalanan ini. Inovasi yang dihasilkan hari ini, dari tim-tim seperti Maikroskop dan Tanikan, akan menjadi benih-benih yang tumbuh menjadi solusi besar di masa depan.
Generasi muda adalah agen perubahan utama. Melalui program seperti Ericsson Hackathon 2025, mereka diberdayakan untuk menjadi pencipta, bukan hanya pengguna. Mereka adalah arsitek masa depan, yang akan membangun infrastruktur digital, mengembangkan aplikasi revolusioner, dan memimpin Indonesia menuju era kemajuan yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Mari kita terus mendukung dan menginspirasi mereka untuk terus berinovasi, karena di tangan merekalah terletak masa depan bangsa. Inilah esensi dari Future Of Tech yang kita idamkan.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apa itu Hackathon 2025?
Hackathon 2025 adalah sebuah kompetisi inovasi teknologi yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Ericsson, Qualcomm, Kemenperin, dan Komdigi. Tujuannya adalah untuk menemukan dan mengembangkan solusi digital inovatif yang dapat menjawab tantangan nasional di berbagai sektor.
2. Siapa saja penyelenggara utama Hackathon ini?
Penyelenggara utama adalah perusahaan teknologi global Ericsson dan Qualcomm, didukung penuh oleh lembaga pemerintah Indonesia, yaitu Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komdigi).
3. Apa tujuan utama dari Ericsson Hackathon 2025?
Tujuan utamanya adalah mendorong terciptanya solusi inovatif yang relevan, mengembangkan talenta digital Indonesia, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan meningkatkan kesadaran akan potensi teknologi dalam memajukan bangsa menuju Future Of Tech.
4. Bagaimana Maikroskop dan Tanikan bisa memenangkan Hackathon?
Tim Maikroskop memenangkan kompetisi dengan sistem diagnosa medis portabel berbasis AI yang cepat dan akurat, memanfaatkan teknologi LSI Qualcomm dan konektivitas Ericsson. Sementara itu, Tanikan meraih kemenangan dengan platform pertanian cerdas berbasis IoT dan AI yang meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan.
5. Bagaimana talenta muda bisa terlibat di event serupa di masa depan?
Talenta muda dapat mencari informasi melalui situs resmi Kemenperin atau Komdigi, serta media sosial Ericsson dan Qualcomm untuk mengetahui program-program inovasi atau hackathon mendatang. Disarankan untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang STEM dan proaktif mencari peluang.
6. Apa peran Kemenperin dan Komdigi dalam acara ini?
Kemenperin mendukung dari sisi pengembangan industri, kebijakan, dan fasilitas untuk inovasi yang dapat diimplementasikan. Komdigi berperan dalam pengembangan ekosistem digital, regulasi, publikasi, dan penyelarasan inovasi dengan agenda transformasi digital nasional. Mereka memastikan inovasi memiliki dampak yang lebih luas.
Kesimpulan: Mengukir Sejarah Inovasi dan Harapan Baru
Pengumuman Pemenang Hackathon 2025 adalah sebuah tonggak sejarah penting bagi Indonesia. Ini bukan hanya tentang penghargaan yang diberikan kepada beberapa tim beruntung, melainkan tentang perayaan potensi tak terbatas yang dimiliki bangsa ini dalam bidang inovasi digital. Kolaborasi strategis antara Ericsson, Qualcomm, Kemenperin, dan Komdigi telah membuktikan bahwa dengan sinergi yang tepat, kita bisa melahirkan solusi-solusi revolusioner yang siap mengubah masa depan.
Proyek-proyek seperti Maikroskop dan Tanikan adalah bukti nyata bahwa inovasi dapat hadir dari berbagai sektor, membawa dampak positif yang konkret bagi kehidupan masyarakat. Mereka adalah wajah dari Future Of Tech yang kita bangun bersama. Mari kita terus mendukung para inovator muda, memberikan mereka platform, sumber daya, dan kesempatan untuk berkembang. Hanya dengan cara inilah Indonesia dapat berdiri sejajar dengan negara-negara maju di dunia, menjadi bangsa yang berdaya saing, inovatif, dan sejahtera. 
Untuk informasi lebih lanjut tentang program inovasi digital yang didukung pemerintah, kunjungi situs resmi Kominfo.
Semangat inovasi ini harus terus menyala, karena di setiap ide baru, di setiap baris kode, terdapat harapan akan masa depan yang lebih cerah bagi Indonesia. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, dan selamat kepada para Pemenang Hackathon 2025! Masa depan ada di tangan kalian!